Senin, 27 Agustus 2012

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)


Pengertian
GERD adalah akronim dari Gastroesophageal reflux disease. GERD adalah penyakit pencernaan kronis yang disebabkan karena asam lambung yang naik/reflux ke kerongkongan. Cairan asam lambung yang naik/reflux mengiritasi lapisan dalam kerongkongan sehingga timbulah keluhan GERD. 

Gejala GERD
  • Nyeri/rasa terbakar pada ulu hati, menjalar ke dada dan kerongkongan. 
  • Rasa asam pada lidah atau mulut 
  • Nyeri dada dan sulit bernafas
  • Sulit menelan/dyspagia 
  • Batuk kering 
  • Gumoh 
  • Bengkak pada kerongkongan. 
Karena GERD dan serangan jantung juga gejalanya hampir mirip yaitu nyeri dada, maka sebaiknya bila mrasa nyeri dada dan sulit bernafas, segera di Periksakan
Jika keluhan maag berulang kali dalam seminggu meski telah minum obat maag, maka kemungkinan itu GERD, segera di Periksakan.
Gejala maag dan GERD sangat mirip, Petugas Kesehatan akan mendiagnosa GERD jika keluhan maag berulang kali dalam seminggu dan mnganggu aktivitas. Jika maag mudah diredakan dengan obat maag atau mengubah pola makan/gaya hidup, tidak demikian halnya dengan GERD. Obat maag hanya meredakan sementara keluhan GERD, karena GERD memerlukan obat yg lebih kuat bahkan kadang perlu operasi. 

Penyebab
GERD disebabkan oleh karena asam lambung yang naik ke kerongkongan sehingga menimbulkan iritasi disana. Normalnya, di ujung bawah kerongongan/berbatasan dengan lambung ada katup yang membuka saat makanan lewat lalu menutup kembali. Jika katup kerongkongan dan lambung rusak maka asam lambung bisa naik/refluk ke kerongkongan sehingga terjadilah gejala GERD. 
Asam lambung yang terus-terusan membilas lapisan dalam kerongkongan akan menimbulkan radang yang disebut esophagitis. Lama kelamaan, radang pada krongkongan akan mengikis dan menimbulkan erosi pada lapisan kerongkongan sehingga munculah komplikasi perdarahan. Maka dari itu, komplikasi dari GERD yang berlangsung lama adalah muntah darah. 

Faktor Pencetus:
  • Perokok
  • Kegemukan. 
  • Kehamilan. 
  • Asma
  • Diabetes 
  • Penderita kelainan hiatal hernia. 
  • Penderita gangguan keterlambatan pengosongan lambung. 
  • Penderita gangguan jaringan ikat seperti skleroderma atau penderita Zollinger-Ellison syndrome. 
Dampak GERD
Bila dibiarkan, lama kelamaan GERD bisa menyebabkan penyempitan kerongkongan sehingga sulit menelan dan menyebabkan luka dan perdarahan pada kerongkongan. GERD juga bisa menimbulkan risiko kanker pada kerongkongan atau yang disebut Barrett's esophagus. 

Prinsip pengobatan GERD
Menetralisir asam lambung dengan mengurangi/memblok produksi asam lambung serta mengobati luka pada kerongkongan. Bila dengan obat-obatan gagal, Maka akan mempertimbangkan untuk melakukan pembedahan/operasi. 

Cegah GERD Dengan 
  • Menjaga berat badan selalu dalam posisi sehat. 
  • Menghindari menggunakan pakaian yang ketat terutama yang menekan bagian bawah perut/pinggang. 
  • Menghindari makanan atau minuman yang dapat memicu maag. 
  • Menghindari makan terlalu banyak atau kekenyangan. 
  • Tidak berbaring setelah makan. 
  • Berhenti merokok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar